Salah satu obat yang diresepkan dokter untuk penyakit Diabetes atau sering disebut kencing manis adalah Glibenclamide. Biasanya di apotek Diponegoro kami disebut gliben saja oleh para pembeli. Obat ini beredar dengan berbagai merek dagang seperti Latibet, Libronil dan Renabetic. Pada umumnya dijual dengan harga ekonomis dan tersedia pula kemasan Generic dengan harga yang terjangkau untuk berbagai lapisan masyarakat.
Indikasi:
Diabetes militus pada orang dewasa, tanpa komplikasi yang tidak responsif dengan diet saja.
Kontra Indikasi:
Glibenklamida
tidak boleh diberikan pada diabetes militus juvenil, prekoma dan koma
diabetes, gangguan fungsi ginjal berat dan wanita hamil.
Gangguan fungsi hati, gangguan berat fungsi tiroid atau adrenal.
Ibu menyusui:
- Diabetes militus dan komplikasi (demam, trauma, gangren).
- Pasien yang mengalami operasi.
Komposisi:
Tiap kaplet mengandung glibenklamida 5 mg.
Cara Kerja Obat:
Glibenklamida adalah hipoglikemik oral derivat sulfonil urea yang
bekerja aktif menurunkan kadar gula darah. Glibenklamida bekerja dengan
merangsang sekresi insulin dari pankreas. Oleh karena itu glibenklamida
hanya bermanfaat pada penderita diabetes dewasa yang pankreasnya masih
mampu memproduksi insulin. Pada penggunaan per oral glibenklamida
diabsorpsi sebagian secara cepat dan tersebar ke seluruh cairan
ekstrasel, sebagian besar terikat dengan protein plasma. Pemberian
glibenklamida dosis tunggal akan menurunkan kadar gula darah dalam 3 jam
dan kadar ini dapat bertahan selama 15 jam. Glibenklamida diekskresikan
bersama feses dan sebagai metabolit bersama urin.
Dosis:
Dosis awal 1 kaplet sehari sesudah makan pagi, setiap 7 hari
ditingkatkan dengan 1/2 - 1 kaplet sehari sampai kontrol metabolit
optimal tercapai.
Dosis awal untuk orang tua 2.5 mg/hari.
Dosis tertinggi 3 kaplet sehari dalam dosis terbagi.
Peringatan dan Perhatian:
- Pada keadaan stress, terapi dilakukan harus dengan insulin.
- Hati-hati bila diberikan pada orang yang lanjut usia.
Efek Samping:
Kadang-kadang terjadi gangguan saluran cerna seperti: mual, muntah dan nyeri epigastrik.
Sakit kepala, demam, reaksi alergi pada kulit.
Interaksi Obat:
- Efek hipoglikemia ditingkatkan oleh alkohol, siklofosfamid,
antikoagulan kumarina, inhibitor MAO, fenilbutazon, penghambat beta
adrenergik, sulfonamida.
- Efek hipoglikemia diturunkan oleh adrenalin, kortikosteroid, tiazida.
Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu kamar (di bawah 30 derajat Celcius) dan tempat kering.
Kemasan:
Glibenklamida 5 mg kaplet, kotak 10 strip @ 10 kaplet
HARUS DENGAN RESEP DOKTER
Melalui blog ini kami melayani penjualan obat resep, bebas, produk herbal dan sharing konsultasi obat.
(kecuali obat penenang, prikotropika dan narkotika)
Pemesanan dapat dilakukan via SMS/ WhatsApp di No 0815-1396-4563
9.00 WIB - 17.00 WIB
(kecuali obat penenang, prikotropika dan narkotika)
Pemesanan dapat dilakukan via SMS/ WhatsApp di No 0815-1396-4563
9.00 WIB - 17.00 WIB
Maaf untuk harga tercantum bukan harga saat ini
VISITOR
Jumat, 17 Januari 2014
Jumat, 06 Desember 2013
ANTIBIOTIK
Sebagian besar pembeli obat yang datang ke apotek biasanya minimal pernah mengenal kata "antibiotik", tapi bagi pasien awam mengetahui dan memahami adalah hal yang berbeda.
Sebagian Pasien mengetahui antibiotik untuk membunuh bakteri , sebagian lagi menganggap antibiotik bisa membutuh semuanya, ya bakteri , ya virus, ya jamur, pokoknya semuanya bisa sembuh... Padahal Antibiotik hanya bekerja terhadap bakteri . (Anti biotik dianggap obat superkah? :))
Sebagian pasien juga mengerti kalau antibiotik harus diminum sampai habis, tapi ada juga pasien yang tidak memakan antibiotik yang diresepkan sampai habis. Kalau gejala sakitnya sudah hilang obatnya sudah tidak diminum lagi, disimpan untuk nanti jika sakit yang sama kambuh lagi. Padalah ini bisa menimbulkan kerugian:
Bakteri masih tersisa dan kambuh lagi, Bakteri jadi kebal, Bakteri pindah tempat.
Ketika menerangkan ini ke pasien, kebanyakan sih bisa menerima dan menuruti.
Ada juga yang agak kritis lalu bertanya ," Jadi kebal? maksudnya gimana?"
lalu kita jawab dalam bahasa awam yang lebih bisa diterima awam (dan diterima dompet hehehe :) , ' Begini pak. Kalau antibiotik ini tidak diminum habis sesuai dengan resep walaupun rasanya sudah sembuh. Nanti kalau sakit ini lagi dan bapak minum obat ini lagi , nanti bisa - bisa sudah tidak mempan, trus jadinya bapak harus ganti antibiotik lain lagi yang lebih keras dan harganya juga lebih mahalll lagi pak." Biasanya kemudian mereka oke dan "oh begitu... ya ya ya..."
Tapi tetap saja pernah bertemu pasien yang 'agak ngeyel', malah bilang ," tapi kemarin ngak papa tuh".... well kalau sudah begini tidak bisa bilang apa -apa lagi deh. Cuma berharap walaupun omongannya seperti itu tapi mudah - mudahan setelah pulang kerumah tetap saran kita untuk menghabiskan obat antibiotiknya dituruti. Yah, kan memang aturannya seperti itu, semoga juga tidak berpikiran bahwa kita bicara seperti itu hanya supaya obatnya apotek Diponegoro laku hehehehehhe :)
Keterangan:
contoh Antibiotik: Amoxicillin, ciprofloxacin yang biasanya diresepkan dokter untuk diminum hingga 3-4 hari.
Sebagian Pasien mengetahui antibiotik untuk membunuh bakteri , sebagian lagi menganggap antibiotik bisa membutuh semuanya, ya bakteri , ya virus, ya jamur, pokoknya semuanya bisa sembuh... Padahal Antibiotik hanya bekerja terhadap bakteri . (Anti biotik dianggap obat superkah? :))
Sebagian pasien juga mengerti kalau antibiotik harus diminum sampai habis, tapi ada juga pasien yang tidak memakan antibiotik yang diresepkan sampai habis. Kalau gejala sakitnya sudah hilang obatnya sudah tidak diminum lagi, disimpan untuk nanti jika sakit yang sama kambuh lagi. Padalah ini bisa menimbulkan kerugian:
Bakteri masih tersisa dan kambuh lagi, Bakteri jadi kebal, Bakteri pindah tempat.
Ketika menerangkan ini ke pasien, kebanyakan sih bisa menerima dan menuruti.
Ada juga yang agak kritis lalu bertanya ," Jadi kebal? maksudnya gimana?"
lalu kita jawab dalam bahasa awam yang lebih bisa diterima awam (dan diterima dompet hehehe :) , ' Begini pak. Kalau antibiotik ini tidak diminum habis sesuai dengan resep walaupun rasanya sudah sembuh. Nanti kalau sakit ini lagi dan bapak minum obat ini lagi , nanti bisa - bisa sudah tidak mempan, trus jadinya bapak harus ganti antibiotik lain lagi yang lebih keras dan harganya juga lebih mahalll lagi pak." Biasanya kemudian mereka oke dan "oh begitu... ya ya ya..."
Tapi tetap saja pernah bertemu pasien yang 'agak ngeyel', malah bilang ," tapi kemarin ngak papa tuh".... well kalau sudah begini tidak bisa bilang apa -apa lagi deh. Cuma berharap walaupun omongannya seperti itu tapi mudah - mudahan setelah pulang kerumah tetap saran kita untuk menghabiskan obat antibiotiknya dituruti. Yah, kan memang aturannya seperti itu, semoga juga tidak berpikiran bahwa kita bicara seperti itu hanya supaya obatnya apotek Diponegoro laku hehehehehhe :)
Keterangan:
contoh Antibiotik: Amoxicillin, ciprofloxacin yang biasanya diresepkan dokter untuk diminum hingga 3-4 hari.
Sabtu, 09 November 2013
BIOPLACENTON
Bioplacenton adalah salah satu obat yang umum digunakan pada luka bakar yang mungkin terjadi sehari hari, seperti terkena knalpot motor.
Komposisi:
Bentuk :
Farmakologi:
Indikasi:
Dosis:
Efek Samping:
Peringatan dan Perhatian:
Komposisi:
Placenta extract 10%
Neomycin sulfate 0,5%
Bentuk :
Gel
Farmakologi:
Ekstrak
plasenta bekerja memicu pembentukan jaringan baru dan untuk wound
healing, sedangkan neomycin untuk mencegah atau mengatasi infeksi
bakteri Gram negatif pada area luka
Indikasi:
- Luka bakar
- Luka dengan infeksi
- Luka kronik dan jenis luka yang lain
Dosis:
Oleskan 4 -6 kali sehari atau sesuai kebutuhan pada area luka
Efek Samping:
Reaksi hipersensitivitas
Kontraindikasi:
Hipersensitif terhadap ekstrak plasenta atau neomycin
Peringatan dan Perhatian:
-
Jumat, 27 September 2013
HERBAPLUS RECOKIDNEY
KOMPOSISI (berbentuk extract)
Setiap kapsul mengandung
Strobilantus folium 20 %
Orthosiphon folium 30%
Sonchus Folium 30 5
Plantago Folium 10%
and other ingretients up to 100%
Khasiat dan Kegunaan:
Membantu menghancurkan batu ginjal dan melancarkan air seni
Pemakaian
Pencegahan: 1 x Sehari satu kapsul sebelum makan
Pengobatan: 3 X Sehari 1 kapsul sebelum makan
Diminum teratur atau menurut petunjuk dokter
Anjuran:
Banyak minum air putih
Efek samping
Tidak dilaporkan adanya efek samping pada dosis yang dianjurkan
Dep Kes RI 309/IKOT/JATIM/III/2006
Jumat, 06 September 2013
LAPOR DCMA
Masih terbawa kegundahan karena blog di copy habis habisan tanpa permisi ,
dan saran saran dari rekan yang perduli dan forum Kaskus, akhirnya aku laporkan juga web itu ke dcma google
Thanks ya buat semua input, saran dan komennya
+ terbantu juga oleh link ini
http://www.alkhoirot.net/2012/05/agar-artikel-plagiat-dihapus-dari.html
hmmmmmmm... thanks all
https://www.google.com/webmasters/tools/dmca-notice?pli=1&
dan saran saran dari rekan yang perduli dan forum Kaskus, akhirnya aku laporkan juga web itu ke dcma google
Thanks ya buat semua input, saran dan komennya
+ terbantu juga oleh link ini
http://www.alkhoirot.net/2012/05/agar-artikel-plagiat-dihapus-dari.html
hmmmmmmm... thanks all
https://www.google.com/webmasters/tools/dmca-notice?pli=1&
Jumat, 16 Agustus 2013
CURHAT : BLOG INI DICOPY ORANG
Ohh.... sedihnya........
Setelah dua minggu sibuk jualan obat langsung di apotek dan melayani customer ( karena jasa pengiriman barang agak tersendat dan libur) Ketika akhirnya mulai ngeblog lagi.....,
Ternyata blog Apotek ini yang dengan susah payah kami susun dan publish sejak 21 0ktober 2011, Hampir SELURUH isinya dicopy oleh website apotek baru yang mengaku berlokasi di Sulawesi selatan yang diposting rata rata mulai tanggal 16 April 2013
Ya... ini memang blog, siapapun bisa mengkopy bisa Copas
tapiiiiiiiiii ....OMG......., kenapa harus nyaris semua daftar obat, hingga harga yang kebetulan kami salah ketik pun tetap dimasukkan...dafar obat paten, daftar obat hipertensi daftar obat.... semuanya deh
Jika mengkopy sebegitu banyaknya tidak kah paling tidak menghubungi kami untuk permisi sekedar etisnya ... blog ini untuk berjualan.. web dia pun untuk berjualan.... tidakkah terpikir untuk menghargai
sama saja kami yang membangun webnya dengan gratis
Apakah jaman sejarang sudah tidak ada kulunuwun dan Budi Luhur lagi....
Orang ini mencantumkan nama apotek yang sama sekali tidak mencerminkan kelakuannya
Ya ampun...... hampir SEMUAnya
Apakah jaman sejarang sudah tidak ada kulunuwun dan Budi Luhur lagi....
Oh Sedihnya........... :((
Setelah dua minggu sibuk jualan obat langsung di apotek dan melayani customer ( karena jasa pengiriman barang agak tersendat dan libur) Ketika akhirnya mulai ngeblog lagi.....,
Ternyata blog Apotek ini yang dengan susah payah kami susun dan publish sejak 21 0ktober 2011, Hampir SELURUH isinya dicopy oleh website apotek baru yang mengaku berlokasi di Sulawesi selatan yang diposting rata rata mulai tanggal 16 April 2013
Ya... ini memang blog, siapapun bisa mengkopy bisa Copas
tapiiiiiiiiii ....OMG......., kenapa harus nyaris semua daftar obat, hingga harga yang kebetulan kami salah ketik pun tetap dimasukkan...dafar obat paten, daftar obat hipertensi daftar obat.... semuanya deh
Jika mengkopy sebegitu banyaknya tidak kah paling tidak menghubungi kami untuk permisi sekedar etisnya ... blog ini untuk berjualan.. web dia pun untuk berjualan.... tidakkah terpikir untuk menghargai
sama saja kami yang membangun webnya dengan gratis
Apakah jaman sejarang sudah tidak ada kulunuwun dan Budi Luhur lagi....
Orang ini mencantumkan nama apotek yang sama sekali tidak mencerminkan kelakuannya
Ya ampun...... hampir SEMUAnya
Apakah jaman sejarang sudah tidak ada kulunuwun dan Budi Luhur lagi....
Oh Sedihnya........... :((
Senin, 22 Juli 2013
AMOXSAN
KOMPOSISI
Kapsul: Tiap kapsul mengandung Amoksisilin Trihidrat yang setara dengan 250 mg/500 mg Amoksisilin.
Sirup kering: Setelah penambahan air minum, tiap 5 ml mengandung Amoksisilin Trihidrat yang setara dengan 125 mg/250 mg Amoksisilin.
Tetes Pediatrik: Setelah penambahan air minum, tiap ml mengandung Amoksisilin Trihidrat yang setara dengan 100 mg Amoksisilin.
Terdispersi Tablet: Tiap tablet mengandung Amoksisilin Trihy-DRATE setara dengan 250 mg Amoksisilin.
FARMAKOLOGI
Amoksisilin adalah turunan dari penisilin semisintetik yang stabil dalam suasana asam. Aktivitas bakterisida adalah sama dengan ampisilin.
Amoksisilin cepat dan baik diserap dari saluran pencernaan, tidak tergantung adanya makanan, dan setelah satu jam konsentrasi dalam darah tinggi. Penyerapan adalah lebih baik daripada ampisilin.
Amoksisilin terutama diekskresikan melalui ginjal, dalam urin Amoksisilin kembali dalam bentuk aktif.
Amoksisilin efektif terhadap organisme Gram-positif dan Gram-negatif.
Di antara mereka bakteri yang sensitif terhadap Amoksisilin adalah:
Kapsul: Tiap kapsul mengandung Amoksisilin Trihidrat yang setara dengan 250 mg/500 mg Amoksisilin.
Sirup kering: Setelah penambahan air minum, tiap 5 ml mengandung Amoksisilin Trihidrat yang setara dengan 125 mg/250 mg Amoksisilin.
Tetes Pediatrik: Setelah penambahan air minum, tiap ml mengandung Amoksisilin Trihidrat yang setara dengan 100 mg Amoksisilin.
Terdispersi Tablet: Tiap tablet mengandung Amoksisilin Trihy-DRATE setara dengan 250 mg Amoksisilin.
FARMAKOLOGI
Amoksisilin adalah turunan dari penisilin semisintetik yang stabil dalam suasana asam. Aktivitas bakterisida adalah sama dengan ampisilin.
Amoksisilin cepat dan baik diserap dari saluran pencernaan, tidak tergantung adanya makanan, dan setelah satu jam konsentrasi dalam darah tinggi. Penyerapan adalah lebih baik daripada ampisilin.
Amoksisilin terutama diekskresikan melalui ginjal, dalam urin Amoksisilin kembali dalam bentuk aktif.
Amoksisilin efektif terhadap organisme Gram-positif dan Gram-negatif.
Di antara mereka bakteri yang sensitif terhadap Amoksisilin adalah:
|
-
Staphylococcus
- Streptococcus - Diplococcus pneumoniae - Bacillus anthracis - Enterococcus - Corynebacterium diphtheriae - Salmonella sp |
- Shigella
sp
- H. influenzae - Proteus mirabilis - E. coli - N. gonorrhoeae - N. meningitidis |
INDIKASI
Infeksi saluran pernafasan:
Tonsilitis, sinusitis, laringitis, faringitis, otitis media, bronkitis, bronkiektasis, pneumonia.
Infeksi saluran kemih:
Pielonefritis, sistitis, uretritis, gonore.
Kulit dan infeksi jaringan lunak:
Luka, selulitis, furunkulosis, pioderma.
KONTRA INDIKASI-
Hipersensitivitas terhadap antibiotik misalnya Betalactam penisilin, sefalosporin.
Bayi yang lahir dari ibu yang hipersensitif terhadap penisilin.
EFEK SAMPING
Reaksi hipersensitivitas seperti ruam eritem makulopapular, urtikaria, ruam kulit, serum sickness.
Reaksi kepekaan yang serius dan fatal adalah anafilaksis terutama terjadi pada penderita yang hipersensitivitas terhadap penisilin.
Gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah dan diare.
Reaksi hematologi (biasanya bersifat reversibel).
PENCEGAHAN
Sebelum memulai terapi dengan Amoksisilin harus dibuat mengenai reaksi hipersensitivitas terhadap penisilin.
Amoksisilin harus digunakan dengan hati-hati pada wanita hamil dan menyusui.
Penilaian secara berkala terhadap ginjal, hati dan fungsi hematopoietik harus dilakukan selama terapi berkepanjangan.
Pasien dengan gangguan ginjal harus dipantau untuk plasma dan tingkat urin.
Seperti antibiotik lainnya, penggunaan Amoksisilin dapat menyebabkan superinfeksi (penyebab umum adalah Pseudomonas, Enterobacterium, S. aureus dan Candida). Jika itu terjadi, pengobatan harus dihentikan dan terapi yang tepat harus dilembagakan.
Tidak untuk meningitis atau pengobatan sendi tubuh (karena Amoksisilin oral tidak dapat menembus cairan serebrospinal atau sinovial).
Perhatian harus diambil bila obat ini diberikan pada pasien dengan leukemia limfatik karena kulit Amoksisilin-induced ruam kerentanan.
Amoksisilin dapat menyebabkan kolitis berat.
INTERAKSI OBAT
Probenesid dapat meningkatkan dan memperpanjang serum level Amoksisilin.
Penggunaan bersamaan dengan alopurinol dapat mengakibatkan reaksi kulit meningkat.
DOSIS
Infeksi Moderat/sedang
Dewasa dan anak-anak ≥ 20 kg: 250 mg - 500 mg tiap 8 jam.
Anak-anak dengan berat badan <20 kg: 20 - 40 mg / kg berat badan / hari dalam dosis terbagi setiap 8 jam.
Untuk infeksi yang lebih berat dosis yang lebih tinggi dapat diberikan.
Untuk pasien yang menerima dialisis peritoneal, dosis maksimum yang dianjurkan adalah 500 mg / hari.
Untuk pengobatan gonococcus uretritis: 3000 mg sebagai dosis tunggal.
Sirop kering dianjurkan untuk anak-anak> 8 kg: 125 mg - 250 mg tiap 8 jam.
Tetes pediatrik dianjurkan untuk anak di bawah usia enam bulan.
Biasanya dosis untuk semua indikasi kecuali infeksi pada saluran napas bawah:
<6 kg: 0,25 ml - 0,50 ml setiap 8 jam.
6 - 8 kg: 0,50 ml - 1,0 ml tiap 8 jam.
Infeksi saluran pernapasan bagian bawah:
<6 kg: 0,50 ml - 1,0 ml tiap 8 jam.
6 - 8 kg: 1,0 ml - 1,5 ml tiap 8 jam.
Cara membuat suspensi dan terdispersi tablet
Infeksi saluran pernafasan:
Tonsilitis, sinusitis, laringitis, faringitis, otitis media, bronkitis, bronkiektasis, pneumonia.
Infeksi saluran kemih:
Pielonefritis, sistitis, uretritis, gonore.
Kulit dan infeksi jaringan lunak:
Luka, selulitis, furunkulosis, pioderma.
KONTRA INDIKASI-
Hipersensitivitas terhadap antibiotik misalnya Betalactam penisilin, sefalosporin.
Bayi yang lahir dari ibu yang hipersensitif terhadap penisilin.
EFEK SAMPING
Reaksi hipersensitivitas seperti ruam eritem makulopapular, urtikaria, ruam kulit, serum sickness.
Reaksi kepekaan yang serius dan fatal adalah anafilaksis terutama terjadi pada penderita yang hipersensitivitas terhadap penisilin.
Gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah dan diare.
Reaksi hematologi (biasanya bersifat reversibel).
PENCEGAHAN
Sebelum memulai terapi dengan Amoksisilin harus dibuat mengenai reaksi hipersensitivitas terhadap penisilin.
Amoksisilin harus digunakan dengan hati-hati pada wanita hamil dan menyusui.
Penilaian secara berkala terhadap ginjal, hati dan fungsi hematopoietik harus dilakukan selama terapi berkepanjangan.
Pasien dengan gangguan ginjal harus dipantau untuk plasma dan tingkat urin.
Seperti antibiotik lainnya, penggunaan Amoksisilin dapat menyebabkan superinfeksi (penyebab umum adalah Pseudomonas, Enterobacterium, S. aureus dan Candida). Jika itu terjadi, pengobatan harus dihentikan dan terapi yang tepat harus dilembagakan.
Tidak untuk meningitis atau pengobatan sendi tubuh (karena Amoksisilin oral tidak dapat menembus cairan serebrospinal atau sinovial).
Perhatian harus diambil bila obat ini diberikan pada pasien dengan leukemia limfatik karena kulit Amoksisilin-induced ruam kerentanan.
Amoksisilin dapat menyebabkan kolitis berat.
INTERAKSI OBAT
Probenesid dapat meningkatkan dan memperpanjang serum level Amoksisilin.
Penggunaan bersamaan dengan alopurinol dapat mengakibatkan reaksi kulit meningkat.
DOSIS
Infeksi Moderat/sedang
Dewasa dan anak-anak ≥ 20 kg: 250 mg - 500 mg tiap 8 jam.
Anak-anak dengan berat badan <20 kg: 20 - 40 mg / kg berat badan / hari dalam dosis terbagi setiap 8 jam.
Untuk infeksi yang lebih berat dosis yang lebih tinggi dapat diberikan.
Untuk pasien yang menerima dialisis peritoneal, dosis maksimum yang dianjurkan adalah 500 mg / hari.
Untuk pengobatan gonococcus uretritis: 3000 mg sebagai dosis tunggal.
Sirop kering dianjurkan untuk anak-anak> 8 kg: 125 mg - 250 mg tiap 8 jam.
Tetes pediatrik dianjurkan untuk anak di bawah usia enam bulan.
Biasanya dosis untuk semua indikasi kecuali infeksi pada saluran napas bawah:
<6 kg: 0,25 ml - 0,50 ml setiap 8 jam.
6 - 8 kg: 0,50 ml - 1,0 ml tiap 8 jam.
Infeksi saluran pernapasan bagian bawah:
<6 kg: 0,50 ml - 1,0 ml tiap 8 jam.
6 - 8 kg: 1,0 ml - 1,5 ml tiap 8 jam.
Cara membuat suspensi dan terdispersi tablet
Sirop
Kering, untuk volume 60 ml.
Tuangkan air minum sampai sedikit di bawah tanda. Tutup botol erat. Pegang botol terbalik dan kocok sampai semua granul tersebar. Tambahkan air minum secukupnya sampai tanda (60 ml) dan kocok dengan baik.
Tetes Pediatrik, untuk volume 15 ml.
Tuangkan 8 ml air minum. Tutup botol erat. Pegang botol terbalik dan kocok sampai semua serbuk terdispersi. Setelah pencampuran dengan air minum, suspensi harus digunakan dalam waktu 7 hari.
Simpan di lemari es (2 ° - 8 ° C) atau di tempat yang jauh dari cahaya.
Terdispersi Tablet
Larutkan satu tablet dispersible dalam sesendok air minum (sendok teh atau sendok makan) menunggu selama sekitar 30 - 40 detik sampai seluruh tablet hancur menjadi butiran kecil. Suspensi dapat langsung diberikan kepada pasien, diikuti dengan air minum.
Tuangkan air minum sampai sedikit di bawah tanda. Tutup botol erat. Pegang botol terbalik dan kocok sampai semua granul tersebar. Tambahkan air minum secukupnya sampai tanda (60 ml) dan kocok dengan baik.
Tetes Pediatrik, untuk volume 15 ml.
Tuangkan 8 ml air minum. Tutup botol erat. Pegang botol terbalik dan kocok sampai semua serbuk terdispersi. Setelah pencampuran dengan air minum, suspensi harus digunakan dalam waktu 7 hari.
Simpan di lemari es (2 ° - 8 ° C) atau di tempat yang jauh dari cahaya.
Terdispersi Tablet
Larutkan satu tablet dispersible dalam sesendok air minum (sendok teh atau sendok makan) menunggu selama sekitar 30 - 40 detik sampai seluruh tablet hancur menjadi butiran kecil. Suspensi dapat langsung diberikan kepada pasien, diikuti dengan air minum.
DOSIS KHUSUS
YANG DIANJURKAN UNTUK INFEKSI SPESIFIK
Kondisi gangguan fungsi ginjal
Untuk pasien dengan gagal ginjal monitor kadar obat dalam plasma dan urine harus dilakukan.
Disarankan dosis:
Gagal ginjal sedang dengan bersihan kreatinin 10 - 30 ml / menit: 1 g dilanjutkan 500 mg tiap 12 jam.
Gangguan ginjal berat dengan bersihan kreatinin ≤ 10 ml / menit: 1 g dilanjutkan 500 mg tiap 24 jam.
REKOMENDASI DOSIS KHUSUS
Tifoid dan paratifoid
Dewasa: 4 g sehari dalam dosis terbagi untuk 14-21 hari.
Anak-anak: 100 mg / kg berat badan / hari dalam dosis terbagi untuk 14-21 hari.
Keadaan tifoid karier
3-4 g sehari dalam dosis terbagi selama minimal satu bulan.
Gonore
Dosis tunggal 3 g + 1 g probenesid, jika infeksi disebabkan oleh organisme sensitif penisilin.
Infeksi saluran kemih terkomplikasi
Dosis tunggal 3 g.
sipilis
250 mg setiap 6 jam telah digunakan dalam semua tahap sifilis. Lama pengobatan bervariasi dari 4 minggu sampai 5 bulan sesuai dengan stadium penyakit dan respons serologis.
Infeksi saluran pernapasan bawah berat atau berulang
3 g dua kali sehari dianjurkan dalam kasus yang tepat untuk pengobatan infeksi purulenta berat atau berulang pada saluran pernapasan.
abses gigi
3 g dua kali sehari dengan 8 jam antara dosis.
otitis media
Otitis media berat atau berulang, terutama di mana kepatuhan mungkin menjadi masalah, 750 mg dua kali sehari selama dua hari, dapat digunakan pada anak-anak 3 - 10 tahun.
DENGAN RESEP DOKTER
Kondisi gangguan fungsi ginjal
Untuk pasien dengan gagal ginjal monitor kadar obat dalam plasma dan urine harus dilakukan.
Disarankan dosis:
Gagal ginjal sedang dengan bersihan kreatinin 10 - 30 ml / menit: 1 g dilanjutkan 500 mg tiap 12 jam.
Gangguan ginjal berat dengan bersihan kreatinin ≤ 10 ml / menit: 1 g dilanjutkan 500 mg tiap 24 jam.
REKOMENDASI DOSIS KHUSUS
Tifoid dan paratifoid
Dewasa: 4 g sehari dalam dosis terbagi untuk 14-21 hari.
Anak-anak: 100 mg / kg berat badan / hari dalam dosis terbagi untuk 14-21 hari.
Keadaan tifoid karier
3-4 g sehari dalam dosis terbagi selama minimal satu bulan.
Gonore
Dosis tunggal 3 g + 1 g probenesid, jika infeksi disebabkan oleh organisme sensitif penisilin.
Infeksi saluran kemih terkomplikasi
Dosis tunggal 3 g.
sipilis
250 mg setiap 6 jam telah digunakan dalam semua tahap sifilis. Lama pengobatan bervariasi dari 4 minggu sampai 5 bulan sesuai dengan stadium penyakit dan respons serologis.
Infeksi saluran pernapasan bawah berat atau berulang
3 g dua kali sehari dianjurkan dalam kasus yang tepat untuk pengobatan infeksi purulenta berat atau berulang pada saluran pernapasan.
abses gigi
3 g dua kali sehari dengan 8 jam antara dosis.
otitis media
Otitis media berat atau berulang, terutama di mana kepatuhan mungkin menjadi masalah, 750 mg dua kali sehari selama dua hari, dapat digunakan pada anak-anak 3 - 10 tahun.
DENGAN RESEP DOKTER
PT.SANBE FARMA
Langganan:
Postingan (Atom)
