Melalui blog ini kami melayani penjualan obat resep, bebas, produk herbal dan sharing konsultasi obat.
(kecuali obat penenang, prikotropika dan narkotika)

Pemesanan dapat dilakukan via SMS/ WhatsApp di No 0815-1396-4563
9.00 WIB - 17.00 WIB

Maaf untuk harga tercantum bukan harga saat ini

VISITOR

Jumat, 17 Januari 2014

GLIBENKLAMID

Salah satu obat yang diresepkan dokter untuk penyakit Diabetes atau sering disebut kencing manis adalah Glibenclamide. Biasanya  di apotek Diponegoro kami disebut gliben  saja oleh para pembeli. Obat ini beredar dengan berbagai merek dagang seperti Latibet, Libronil dan Renabetic. Pada umumnya dijual dengan harga ekonomis dan tersedia pula kemasan Generic dengan harga yang terjangkau untuk berbagai lapisan masyarakat.

Indikasi:
Diabetes militus pada orang dewasa, tanpa komplikasi yang tidak responsif dengan diet saja.


Kontra Indikasi:
Glibenklamida tidak boleh diberikan pada diabetes militus juvenil, prekoma dan koma diabetes, gangguan fungsi ginjal berat dan wanita hamil.
Gangguan fungsi hati, gangguan berat fungsi tiroid atau adrenal.
Ibu menyusui:
- Diabetes militus dan komplikasi (demam, trauma, gangren).
- Pasien yang mengalami operasi.


Komposisi:
Tiap kaplet mengandung glibenklamida 5 mg.

Cara Kerja Obat:
Glibenklamida adalah hipoglikemik oral derivat sulfonil urea yang bekerja aktif menurunkan kadar gula darah. Glibenklamida bekerja dengan merangsang sekresi insulin dari pankreas. Oleh karena itu glibenklamida hanya bermanfaat pada penderita diabetes dewasa yang pankreasnya masih mampu memproduksi insulin. Pada penggunaan per oral glibenklamida diabsorpsi sebagian secara cepat dan tersebar ke seluruh cairan ekstrasel, sebagian besar terikat dengan protein plasma. Pemberian glibenklamida dosis tunggal akan menurunkan kadar gula darah dalam 3 jam dan kadar ini dapat bertahan selama 15 jam. Glibenklamida diekskresikan bersama feses dan sebagai metabolit bersama urin.

Dosis:
Dosis awal 1 kaplet sehari sesudah makan pagi, setiap 7 hari ditingkatkan dengan 1/2 - 1 kaplet sehari sampai kontrol metabolit optimal tercapai.
Dosis awal untuk orang tua 2.5 mg/hari.
Dosis tertinggi 3 kaplet sehari dalam dosis terbagi.

Peringatan dan Perhatian:
- Pada keadaan stress, terapi dilakukan harus dengan insulin.
- Hati-hati bila diberikan pada orang yang lanjut usia.

Efek Samping:
Kadang-kadang terjadi gangguan saluran cerna seperti: mual, muntah dan nyeri epigastrik.
Sakit kepala, demam, reaksi alergi pada kulit.

Interaksi Obat:
- Efek hipoglikemia ditingkatkan oleh alkohol, siklofosfamid, antikoagulan kumarina, inhibitor MAO, fenilbutazon, penghambat beta adrenergik, sulfonamida.
- Efek hipoglikemia diturunkan oleh adrenalin, kortikosteroid, tiazida.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu kamar (di bawah 30 derajat Celcius) dan tempat kering.

Kemasan:
Glibenklamida 5 mg kaplet, kotak 10 strip @ 10 kaplet


HARUS DENGAN RESEP DOKTER


Jumat, 06 Desember 2013

ANTIBIOTIK

Sebagian besar pembeli obat  yang datang ke apotek  biasanya  minimal pernah mengenal kata "antibiotik", tapi bagi pasien awam mengetahui dan memahami adalah hal yang berbeda.

Sebagian Pasien mengetahui  antibiotik untuk membunuh bakteri , sebagian lagi menganggap antibiotik bisa membutuh semuanya, ya bakteri , ya  virus, ya jamur, pokoknya semuanya bisa sembuh... Padahal Antibiotik hanya bekerja terhadap bakteri . (Anti biotik dianggap obat superkah? :))

Sebagian pasien juga mengerti  kalau antibiotik harus diminum sampai habis, tapi ada juga pasien yang tidak memakan antibiotik yang diresepkan sampai habis. Kalau gejala sakitnya sudah hilang obatnya sudah tidak  diminum lagi, disimpan untuk nanti jika sakit yang sama kambuh lagi. Padalah ini  bisa menimbulkan kerugian:
Bakteri masih tersisa dan kambuh lagi, Bakteri jadi kebal, Bakteri pindah tempat.

Ketika menerangkan ini ke pasien, kebanyakan sih bisa menerima dan menuruti.
Ada juga yang agak kritis  lalu  bertanya ," Jadi kebal? maksudnya  gimana?"
lalu kita jawab dalam bahasa awam yang  lebih  bisa diterima  awam (dan diterima dompet  hehehe :) , ' Begini pak. Kalau antibiotik ini tidak diminum habis sesuai dengan resep walaupun rasanya sudah sembuh. Nanti kalau  sakit ini lagi dan bapak  minum obat ini lagi , nanti bisa - bisa sudah tidak mempan, trus jadinya bapak harus ganti antibiotik lain lagi yang lebih keras dan harganya juga lebih mahalll lagi  pak." Biasanya kemudian mereka oke dan "oh begitu... ya ya ya..."

Tapi  tetap saja pernah bertemu  pasien yang 'agak ngeyel',   malah  bilang ," tapi kemarin  ngak papa tuh".... well kalau sudah begini  tidak  bisa bilang apa -apa lagi  deh. Cuma berharap walaupun omongannya seperti  itu tapi  mudah - mudahan setelah pulang  kerumah tetap  saran kita untuk menghabiskan obat antibiotiknya dituruti. Yah, kan memang aturannya seperti itu, semoga  juga tidak  berpikiran bahwa kita bicara seperti itu hanya supaya  obatnya apotek Diponegoro laku  hehehehehhe :)


Keterangan:
contoh  Antibiotik: Amoxicillin, ciprofloxacin yang biasanya diresepkan dokter untuk diminum hingga 3-4 hari.




Sabtu, 09 November 2013

BIOPLACENTON

Bioplacenton adalah salah satu obat yang umum digunakan  pada luka bakar yang mungkin terjadi sehari hari, seperti terkena knalpot motor.

Komposisi:
Placenta extract 10%
Neomycin sulfate 0,5%

Bentuk :
Gel

Farmakologi:
Ekstrak plasenta bekerja memicu pembentukan jaringan baru dan untuk wound healing, sedangkan neomycin untuk mencegah atau mengatasi infeksi bakteri Gram negatif pada area luka

Indikasi:
- Luka bakar
- Luka dengan infeksi
- Luka kronik dan jenis luka yang lain

Dosis:
Oleskan 4 -6 kali sehari atau sesuai kebutuhan pada area luka


Efek Samping:
Reaksi hipersensitivitas

Kontraindikasi:
Hipersensitif terhadap ekstrak plasenta atau neomycin

Peringatan dan Perhatian:
-

Jumat, 27 September 2013

HERBAPLUS RECOKIDNEY



KOMPOSISI (berbentuk extract)
Setiap kapsul mengandung
Strobilantus folium 20 %
Orthosiphon folium 30%
Sonchus Folium 30 5
Plantago Folium 10%
and other ingretients up to 100%

Khasiat dan Kegunaan:
Membantu menghancurkan batu ginjal dan melancarkan air seni

Pemakaian
Pencegahan: 1 x Sehari satu kapsul sebelum makan
Pengobatan: 3 X Sehari 1 kapsul sebelum makan
Diminum teratur atau menurut petunjuk dokter

Anjuran:
Banyak minum air putih

Efek samping
Tidak dilaporkan adanya efek samping pada dosis yang dianjurkan

Dep Kes RI 309/IKOT/JATIM/III/2006

Jumat, 06 September 2013

LAPOR DCMA

Masih terbawa kegundahan karena  blog di copy habis habisan tanpa permisi ,
dan saran saran dari rekan yang perduli dan forum Kaskus, akhirnya  aku laporkan juga web itu ke dcma google
Thanks ya  buat  semua input, saran dan komennya
+ terbantu juga oleh link ini
http://www.alkhoirot.net/2012/05/agar-artikel-plagiat-dihapus-dari.html
hmmmmmmm... thanks all
https://www.google.com/webmasters/tools/dmca-notice?pli=1&

Jumat, 16 Agustus 2013

CURHAT : BLOG INI DICOPY ORANG

Ohh.... sedihnya........
Setelah dua minggu sibuk jualan obat langsung di apotek dan melayani customer ( karena jasa pengiriman barang agak tersendat dan libur) Ketika akhirnya  mulai ngeblog lagi.....,
Ternyata blog Apotek ini yang dengan susah payah kami susun dan publish sejak 21 0ktober 2011, Hampir SELURUH isinya dicopy oleh website apotek baru yang mengaku  berlokasi di Sulawesi selatan yang diposting rata rata mulai tanggal 16 April 2013
Ya... ini memang  blog, siapapun  bisa mengkopy bisa Copas
tapiiiiiiiiii ....OMG.......,  kenapa harus nyaris semua daftar obat, hingga harga  yang kebetulan  kami salah ketik pun tetap  dimasukkan...dafar obat paten, daftar obat hipertensi daftar obat.... semuanya deh
Jika mengkopy sebegitu banyaknya tidak kah paling tidak  menghubungi kami  untuk permisi  sekedar etisnya ... blog ini  untuk berjualan.. web dia pun untuk berjualan.... tidakkah terpikir untuk menghargai
sama saja kami yang membangun webnya dengan gratis
Apakah jaman sejarang sudah tidak ada kulunuwun dan Budi Luhur lagi....
Orang ini mencantumkan  nama  apotek yang sama sekali tidak mencerminkan kelakuannya
Ya ampun...... hampir SEMUAnya

Apakah jaman sejarang sudah tidak ada kulunuwun dan Budi Luhur lagi....
Oh Sedihnya........... :((

Senin, 22 Juli 2013

AMOXSAN



KOMPOSISI
Kapsul: Tiap kapsul mengandung Amoksisilin Trihidrat yang setara dengan 250 mg/500 mg Amoksisilin.
Sirup kering: Setelah penambahan air minum, tiap 5 ml mengandung Amoksisilin Trihidrat yang setara dengan 125 mg/250 mg Amoksisilin.
Tetes Pediatrik: Setelah penambahan air minum, tiap ml mengandung Amoksisilin Trihidrat yang setara dengan 100 mg Amoksisilin.
Terdispersi Tablet: Tiap tablet mengandung Amoksisilin Trihy-DRATE setara dengan 250 mg Amoksisilin.

FARMAKOLOGI
Amoksisilin adalah turunan dari penisilin semisintetik yang stabil dalam suasana asam. Aktivitas bakterisida adalah sama dengan ampisilin.
Amoksisilin cepat dan baik diserap dari saluran pencernaan, tidak tergantung adanya makanan, dan setelah satu jam konsentrasi dalam darah tinggi. Penyerapan adalah lebih baik daripada ampisilin.
Amoksisilin terutama diekskresikan melalui ginjal, dalam urin Amoksisilin kembali dalam bentuk aktif.
Amoksisilin efektif terhadap organisme Gram-positif dan Gram-negatif.
Di antara mereka bakteri yang sensitif terhadap Amoksisilin adalah:
- Staphylococcus
- Streptococcus
- Diplococcus pneumoniae
- Bacillus anthracis
- Enterococcus
- Corynebacterium diphtheriae
- Salmonella sp
- Shigella sp
- H. influenzae
- Proteus mirabilis
- E. coli
- N. gonorrhoeae
- N. meningitidis

INDIKASI

    Infeksi saluran pernafasan:
    Tonsilitis, sinusitis, laringitis, faringitis, otitis media, bronkitis, bronkiektasis, pneumonia.
    Infeksi saluran kemih:
    Pielonefritis, sistitis, uretritis, gonore.
    Kulit dan infeksi jaringan lunak:
    Luka, selulitis, furunkulosis, pioderma.


KONTRA INDIKASI-

    Hipersensitivitas terhadap antibiotik misalnya Betalactam penisilin, sefalosporin.
    Bayi yang lahir dari ibu yang hipersensitif terhadap penisilin.


EFEK SAMPING

    Reaksi hipersensitivitas seperti ruam eritem makulopapular, urtikaria, ruam kulit, serum sickness.
    Reaksi kepekaan yang serius dan fatal adalah anafilaksis terutama terjadi pada penderita yang hipersensitivitas terhadap penisilin.
    Gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah dan diare.
    Reaksi hematologi (biasanya bersifat reversibel).


PENCEGAHAN

    Sebelum memulai terapi dengan Amoksisilin harus dibuat mengenai reaksi hipersensitivitas terhadap penisilin.
    Amoksisilin harus digunakan dengan hati-hati pada wanita hamil dan menyusui.
    Penilaian secara berkala terhadap ginjal, hati dan fungsi hematopoietik harus dilakukan selama terapi berkepanjangan.
    Pasien dengan gangguan ginjal harus dipantau untuk plasma dan tingkat urin.
    Seperti antibiotik lainnya, penggunaan Amoksisilin dapat menyebabkan superinfeksi (penyebab umum adalah Pseudomonas, Enterobacterium, S. aureus dan Candida). Jika itu terjadi, pengobatan harus dihentikan dan terapi yang tepat harus dilembagakan.
    Tidak untuk meningitis atau pengobatan sendi tubuh (karena Amoksisilin oral tidak dapat menembus cairan serebrospinal atau sinovial).
    Perhatian harus diambil bila obat ini diberikan pada pasien dengan leukemia limfatik karena kulit Amoksisilin-induced ruam kerentanan.
    Amoksisilin dapat menyebabkan kolitis berat.


INTERAKSI OBAT

    Probenesid dapat meningkatkan dan memperpanjang serum level Amoksisilin.
    Penggunaan bersamaan dengan alopurinol dapat mengakibatkan reaksi kulit meningkat.


DOSIS

    Infeksi Moderat/sedang
        Dewasa dan anak-anak ≥ 20 kg: 250 mg - 500 mg tiap 8 jam.
        Anak-anak dengan berat badan <20 kg: 20 - 40 mg / kg berat badan / hari dalam dosis terbagi setiap 8 jam.
    Untuk infeksi yang lebih berat dosis yang lebih tinggi dapat diberikan.
    Untuk pasien yang menerima dialisis peritoneal, dosis maksimum yang dianjurkan adalah 500 mg / hari.
    Untuk pengobatan gonococcus uretritis: 3000 mg sebagai dosis tunggal.
    Sirop kering dianjurkan untuk anak-anak> 8 kg: 125 mg - 250 mg tiap 8 jam.
    Tetes pediatrik dianjurkan untuk anak di bawah usia enam bulan.
    Biasanya dosis untuk semua indikasi kecuali infeksi pada saluran napas bawah:
        <6 kg: 0,25 ml - 0,50 ml setiap 8 jam.
        6 - 8 kg: 0,50 ml - 1,0 ml tiap 8 jam.
    Infeksi saluran pernapasan bagian bawah:
        <6 kg: 0,50 ml - 1,0 ml tiap 8 jam.
        6 - 8 kg: 1,0 ml - 1,5 ml tiap 8 jam.

Cara membuat suspensi dan terdispersi tablet
Sirop Kering, untuk volume 60 ml.
Tuangkan air minum sampai sedikit di bawah tanda. Tutup botol erat. Pegang botol terbalik dan kocok sampai semua granul tersebar. Tambahkan air minum secukupnya sampai tanda (60 ml) dan kocok dengan baik.

Tetes Pediatrik, untuk volume 15 ml.
Tuangkan 8 ml air minum. Tutup botol erat. Pegang botol terbalik dan kocok sampai semua serbuk terdispersi. Setelah pencampuran dengan air minum, suspensi harus digunakan dalam waktu 7 hari.
Simpan di lemari es (2 ° - 8 ° C) atau di tempat yang jauh dari cahaya.

Terdispersi Tablet
Larutkan satu tablet dispersible dalam sesendok air minum (sendok teh atau sendok makan) menunggu selama sekitar 30 - 40 detik sampai seluruh tablet hancur menjadi butiran kecil. Suspensi dapat langsung diberikan kepada pasien, diikuti dengan air minum.

DOSIS KHUSUS YANG DIANJURKAN UNTUK INFEKSI SPESIFIK

     Kondisi gangguan fungsi ginjal

Untuk pasien dengan gagal ginjal monitor kadar obat dalam plasma dan urine harus dilakukan.
Disarankan dosis:

     Gagal ginjal sedang dengan bersihan kreatinin 10 - 30 ml / menit: 1 g dilanjutkan 500 mg tiap 12 jam.
     Gangguan ginjal berat dengan bersihan kreatinin ≤ 10 ml / menit: 1 g dilanjutkan 500 mg tiap 24 jam.


REKOMENDASI ​​DOSIS KHUSUS

     Tifoid dan paratifoid

Dewasa: 4 g sehari dalam dosis terbagi untuk 14-21 hari.
Anak-anak: 100 mg / kg berat badan / hari dalam dosis terbagi untuk 14-21 hari.

     Keadaan tifoid karier
3-4 g sehari dalam dosis terbagi selama minimal satu bulan.

     Gonore
Dosis tunggal 3 g + 1 g probenesid, jika infeksi disebabkan oleh organisme sensitif penisilin.

     Infeksi saluran kemih terkomplikasi
Dosis tunggal 3 g.

     sipilis
250 mg setiap 6 jam telah digunakan dalam semua tahap sifilis. Lama pengobatan bervariasi dari 4 minggu sampai 5 bulan sesuai dengan stadium penyakit dan respons serologis.

     Infeksi saluran pernapasan bawah berat atau berulang
3 g dua kali sehari dianjurkan dalam kasus yang tepat untuk pengobatan infeksi purulenta berat atau berulang pada saluran pernapasan.

     abses gigi
3 g dua kali sehari dengan 8 jam antara dosis.

     otitis media
Otitis media berat atau berulang, terutama di mana kepatuhan mungkin menjadi masalah, 750 mg dua kali sehari selama dua hari, dapat digunakan pada anak-anak 3 - 10 t
ahun.

DENGAN RESEP DOKTER

PT.SANBE FARMA