Salah satu merek obat mata yang paling banyak dicari adalah Cendo Xitrol yang sering diresepkan untuk pengobatan mata yang mengalami radang tertentu dan mata memerah dengan indikasi tertentu.
Konsumen terkadang hanya menyebutnya sebagai Cendo, padahal sebenarnya Cendo adalah pabriknya saja. Jadi selain Cendo Xitrol, Pabrik Cendo juga mengeluarkan berbagai jenis obat mata lainnya seperti Cendo ProtogentA, Cendo Timol, Cendo Mycos, Cendo Poligran, Cendo Fenicol cento Tropin, Cando Augentonic dan masih ada lainnya
Tiap tiap obat dibuat dengan indikasi yang berbeda - beda. Jadi jangan sampai tertukar antara yang satu dengan yang lainnya. :)
Harganya bervariasi antara duapuluh ribuan hingga tujuh puluh ribuan perbotol tergantung ml dan dosis masing masing.
Melalui blog ini kami melayani penjualan obat resep, bebas, produk herbal dan sharing konsultasi obat.
(kecuali obat penenang, prikotropika dan narkotika)
Pemesanan dapat dilakukan via SMS/ WhatsApp di No 0815-1396-4563
9.00 WIB - 17.00 WIB
(kecuali obat penenang, prikotropika dan narkotika)
Pemesanan dapat dilakukan via SMS/ WhatsApp di No 0815-1396-4563
9.00 WIB - 17.00 WIB
Maaf untuk harga tercantum bukan harga saat ini
VISITOR
Selasa, 25 Maret 2014
Jumat, 28 Februari 2014
PELANGGAN
Kami punya beberapa pelanggan tetap.
Ada beberapa yang kami kenal. Ada beberapa yang kami kenali karena wajahnya sering datang.
Pada dasarnya kami senang melayani pelanggan kami. Karena dari merekalah kami mendapat penghasilan. Pembeli adalah raja bukan?
Ada pelanggan yang senang mengobrol, ada yang tak banyak bicara, ada yang senang bercanda.
Di antara semua , ada juga yang senang "mengajarkan " kita tentang obat dan penyakit walaupun kadang salah lho...
Tapi tak masalah.. We love to serve you our dear loyal customer...<3
Ada beberapa yang kami kenal. Ada beberapa yang kami kenali karena wajahnya sering datang.
Pada dasarnya kami senang melayani pelanggan kami. Karena dari merekalah kami mendapat penghasilan. Pembeli adalah raja bukan?
Ada pelanggan yang senang mengobrol, ada yang tak banyak bicara, ada yang senang bercanda.
Di antara semua , ada juga yang senang "mengajarkan " kita tentang obat dan penyakit walaupun kadang salah lho...
Tapi tak masalah.. We love to serve you our dear loyal customer...<3
Jumat, 17 Januari 2014
GLIBENKLAMID
Salah satu obat yang diresepkan dokter untuk penyakit Diabetes atau sering disebut kencing manis adalah Glibenclamide. Biasanya di apotek Diponegoro kami disebut gliben saja oleh para pembeli. Obat ini beredar dengan berbagai merek dagang seperti Latibet, Libronil dan Renabetic. Pada umumnya dijual dengan harga ekonomis dan tersedia pula kemasan Generic dengan harga yang terjangkau untuk berbagai lapisan masyarakat.
Indikasi:
Diabetes militus pada orang dewasa, tanpa komplikasi yang tidak responsif dengan diet saja.
Kontra Indikasi:
Glibenklamida tidak boleh diberikan pada diabetes militus juvenil, prekoma dan koma diabetes, gangguan fungsi ginjal berat dan wanita hamil.
Gangguan fungsi hati, gangguan berat fungsi tiroid atau adrenal.
Ibu menyusui:
- Diabetes militus dan komplikasi (demam, trauma, gangren).
- Pasien yang mengalami operasi.
Komposisi:
Tiap kaplet mengandung glibenklamida 5 mg.
Cara Kerja Obat:
Glibenklamida adalah hipoglikemik oral derivat sulfonil urea yang bekerja aktif menurunkan kadar gula darah. Glibenklamida bekerja dengan merangsang sekresi insulin dari pankreas. Oleh karena itu glibenklamida hanya bermanfaat pada penderita diabetes dewasa yang pankreasnya masih mampu memproduksi insulin. Pada penggunaan per oral glibenklamida diabsorpsi sebagian secara cepat dan tersebar ke seluruh cairan ekstrasel, sebagian besar terikat dengan protein plasma. Pemberian glibenklamida dosis tunggal akan menurunkan kadar gula darah dalam 3 jam dan kadar ini dapat bertahan selama 15 jam. Glibenklamida diekskresikan bersama feses dan sebagai metabolit bersama urin.
Dosis:
Dosis awal 1 kaplet sehari sesudah makan pagi, setiap 7 hari ditingkatkan dengan 1/2 - 1 kaplet sehari sampai kontrol metabolit optimal tercapai.
Dosis awal untuk orang tua 2.5 mg/hari.
Dosis tertinggi 3 kaplet sehari dalam dosis terbagi.
Peringatan dan Perhatian:
- Pada keadaan stress, terapi dilakukan harus dengan insulin.
- Hati-hati bila diberikan pada orang yang lanjut usia.
Efek Samping:
Kadang-kadang terjadi gangguan saluran cerna seperti: mual, muntah dan nyeri epigastrik.
Sakit kepala, demam, reaksi alergi pada kulit.
Interaksi Obat:
- Efek hipoglikemia ditingkatkan oleh alkohol, siklofosfamid, antikoagulan kumarina, inhibitor MAO, fenilbutazon, penghambat beta adrenergik, sulfonamida.
- Efek hipoglikemia diturunkan oleh adrenalin, kortikosteroid, tiazida.
Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu kamar (di bawah 30 derajat Celcius) dan tempat kering.
Kemasan:
Glibenklamida 5 mg kaplet, kotak 10 strip @ 10 kaplet
HARUS DENGAN RESEP DOKTER
Indikasi:
Diabetes militus pada orang dewasa, tanpa komplikasi yang tidak responsif dengan diet saja.
Kontra Indikasi:
Glibenklamida tidak boleh diberikan pada diabetes militus juvenil, prekoma dan koma diabetes, gangguan fungsi ginjal berat dan wanita hamil.
Gangguan fungsi hati, gangguan berat fungsi tiroid atau adrenal.
Ibu menyusui:
- Diabetes militus dan komplikasi (demam, trauma, gangren).
- Pasien yang mengalami operasi.
Komposisi:
Tiap kaplet mengandung glibenklamida 5 mg.
Cara Kerja Obat:
Glibenklamida adalah hipoglikemik oral derivat sulfonil urea yang bekerja aktif menurunkan kadar gula darah. Glibenklamida bekerja dengan merangsang sekresi insulin dari pankreas. Oleh karena itu glibenklamida hanya bermanfaat pada penderita diabetes dewasa yang pankreasnya masih mampu memproduksi insulin. Pada penggunaan per oral glibenklamida diabsorpsi sebagian secara cepat dan tersebar ke seluruh cairan ekstrasel, sebagian besar terikat dengan protein plasma. Pemberian glibenklamida dosis tunggal akan menurunkan kadar gula darah dalam 3 jam dan kadar ini dapat bertahan selama 15 jam. Glibenklamida diekskresikan bersama feses dan sebagai metabolit bersama urin.
Dosis:
Dosis awal 1 kaplet sehari sesudah makan pagi, setiap 7 hari ditingkatkan dengan 1/2 - 1 kaplet sehari sampai kontrol metabolit optimal tercapai.
Dosis awal untuk orang tua 2.5 mg/hari.
Dosis tertinggi 3 kaplet sehari dalam dosis terbagi.
Peringatan dan Perhatian:
- Pada keadaan stress, terapi dilakukan harus dengan insulin.
- Hati-hati bila diberikan pada orang yang lanjut usia.
Efek Samping:
Kadang-kadang terjadi gangguan saluran cerna seperti: mual, muntah dan nyeri epigastrik.
Sakit kepala, demam, reaksi alergi pada kulit.
Interaksi Obat:
- Efek hipoglikemia ditingkatkan oleh alkohol, siklofosfamid, antikoagulan kumarina, inhibitor MAO, fenilbutazon, penghambat beta adrenergik, sulfonamida.
- Efek hipoglikemia diturunkan oleh adrenalin, kortikosteroid, tiazida.
Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu kamar (di bawah 30 derajat Celcius) dan tempat kering.
Kemasan:
Glibenklamida 5 mg kaplet, kotak 10 strip @ 10 kaplet
HARUS DENGAN RESEP DOKTER
Jumat, 06 Desember 2013
ANTIBIOTIK
Sebagian besar pembeli obat yang datang ke apotek biasanya minimal pernah mengenal kata "antibiotik", tapi bagi pasien awam mengetahui dan memahami adalah hal yang berbeda.
Sebagian Pasien mengetahui antibiotik untuk membunuh bakteri , sebagian lagi menganggap antibiotik bisa membutuh semuanya, ya bakteri , ya virus, ya jamur, pokoknya semuanya bisa sembuh... Padahal Antibiotik hanya bekerja terhadap bakteri . (Anti biotik dianggap obat superkah? :))
Sebagian pasien juga mengerti kalau antibiotik harus diminum sampai habis, tapi ada juga pasien yang tidak memakan antibiotik yang diresepkan sampai habis. Kalau gejala sakitnya sudah hilang obatnya sudah tidak diminum lagi, disimpan untuk nanti jika sakit yang sama kambuh lagi. Padalah ini bisa menimbulkan kerugian:
Bakteri masih tersisa dan kambuh lagi, Bakteri jadi kebal, Bakteri pindah tempat.
Ketika menerangkan ini ke pasien, kebanyakan sih bisa menerima dan menuruti.
Ada juga yang agak kritis lalu bertanya ," Jadi kebal? maksudnya gimana?"
lalu kita jawab dalam bahasa awam yang lebih bisa diterima awam (dan diterima dompet hehehe :) , ' Begini pak. Kalau antibiotik ini tidak diminum habis sesuai dengan resep walaupun rasanya sudah sembuh. Nanti kalau sakit ini lagi dan bapak minum obat ini lagi , nanti bisa - bisa sudah tidak mempan, trus jadinya bapak harus ganti antibiotik lain lagi yang lebih keras dan harganya juga lebih mahalll lagi pak." Biasanya kemudian mereka oke dan "oh begitu... ya ya ya..."
Tapi tetap saja pernah bertemu pasien yang 'agak ngeyel', malah bilang ," tapi kemarin ngak papa tuh".... well kalau sudah begini tidak bisa bilang apa -apa lagi deh. Cuma berharap walaupun omongannya seperti itu tapi mudah - mudahan setelah pulang kerumah tetap saran kita untuk menghabiskan obat antibiotiknya dituruti. Yah, kan memang aturannya seperti itu, semoga juga tidak berpikiran bahwa kita bicara seperti itu hanya supaya obatnya apotek Diponegoro laku hehehehehhe :)
Keterangan:
contoh Antibiotik: Amoxicillin, ciprofloxacin yang biasanya diresepkan dokter untuk diminum hingga 3-4 hari.
Sebagian Pasien mengetahui antibiotik untuk membunuh bakteri , sebagian lagi menganggap antibiotik bisa membutuh semuanya, ya bakteri , ya virus, ya jamur, pokoknya semuanya bisa sembuh... Padahal Antibiotik hanya bekerja terhadap bakteri . (Anti biotik dianggap obat superkah? :))
Sebagian pasien juga mengerti kalau antibiotik harus diminum sampai habis, tapi ada juga pasien yang tidak memakan antibiotik yang diresepkan sampai habis. Kalau gejala sakitnya sudah hilang obatnya sudah tidak diminum lagi, disimpan untuk nanti jika sakit yang sama kambuh lagi. Padalah ini bisa menimbulkan kerugian:
Bakteri masih tersisa dan kambuh lagi, Bakteri jadi kebal, Bakteri pindah tempat.
Ketika menerangkan ini ke pasien, kebanyakan sih bisa menerima dan menuruti.
Ada juga yang agak kritis lalu bertanya ," Jadi kebal? maksudnya gimana?"
lalu kita jawab dalam bahasa awam yang lebih bisa diterima awam (dan diterima dompet hehehe :) , ' Begini pak. Kalau antibiotik ini tidak diminum habis sesuai dengan resep walaupun rasanya sudah sembuh. Nanti kalau sakit ini lagi dan bapak minum obat ini lagi , nanti bisa - bisa sudah tidak mempan, trus jadinya bapak harus ganti antibiotik lain lagi yang lebih keras dan harganya juga lebih mahalll lagi pak." Biasanya kemudian mereka oke dan "oh begitu... ya ya ya..."
Tapi tetap saja pernah bertemu pasien yang 'agak ngeyel', malah bilang ," tapi kemarin ngak papa tuh".... well kalau sudah begini tidak bisa bilang apa -apa lagi deh. Cuma berharap walaupun omongannya seperti itu tapi mudah - mudahan setelah pulang kerumah tetap saran kita untuk menghabiskan obat antibiotiknya dituruti. Yah, kan memang aturannya seperti itu, semoga juga tidak berpikiran bahwa kita bicara seperti itu hanya supaya obatnya apotek Diponegoro laku hehehehehhe :)
Keterangan:
contoh Antibiotik: Amoxicillin, ciprofloxacin yang biasanya diresepkan dokter untuk diminum hingga 3-4 hari.
Sabtu, 09 November 2013
BIOPLACENTON
Bioplacenton adalah salah satu obat yang umum digunakan pada luka bakar yang mungkin terjadi sehari hari, seperti terkena knalpot motor.
Komposisi:
Bentuk :
Farmakologi:
Indikasi:
Dosis:
Efek Samping:
Peringatan dan Perhatian:
Komposisi:
Placenta extract 10%
Neomycin sulfate 0,5%
Bentuk :
Gel
Farmakologi:
Ekstrak
plasenta bekerja memicu pembentukan jaringan baru dan untuk wound
healing, sedangkan neomycin untuk mencegah atau mengatasi infeksi
bakteri Gram negatif pada area luka
Indikasi:
- Luka bakar
- Luka dengan infeksi
- Luka kronik dan jenis luka yang lain
Dosis:
Oleskan 4 -6 kali sehari atau sesuai kebutuhan pada area luka
Efek Samping:
Reaksi hipersensitivitas
Kontraindikasi:
Hipersensitif terhadap ekstrak plasenta atau neomycin
Peringatan dan Perhatian:
-
Jumat, 27 September 2013
HERBAPLUS RECOKIDNEY
KOMPOSISI (berbentuk extract)
Setiap kapsul mengandung
Strobilantus folium 20 %
Orthosiphon folium 30%
Sonchus Folium 30 5
Plantago Folium 10%
and other ingretients up to 100%
Khasiat dan Kegunaan:
Membantu menghancurkan batu ginjal dan melancarkan air seni
Pemakaian
Pencegahan: 1 x Sehari satu kapsul sebelum makan
Pengobatan: 3 X Sehari 1 kapsul sebelum makan
Diminum teratur atau menurut petunjuk dokter
Anjuran:
Banyak minum air putih
Efek samping
Tidak dilaporkan adanya efek samping pada dosis yang dianjurkan
Dep Kes RI 309/IKOT/JATIM/III/2006
Jumat, 06 September 2013
LAPOR DCMA
Masih terbawa kegundahan karena blog di copy habis habisan tanpa permisi ,
dan saran saran dari rekan yang perduli dan forum Kaskus, akhirnya aku laporkan juga web itu ke dcma google
Thanks ya buat semua input, saran dan komennya
+ terbantu juga oleh link ini
http://www.alkhoirot.net/2012/05/agar-artikel-plagiat-dihapus-dari.html
hmmmmmmm... thanks all
https://www.google.com/webmasters/tools/dmca-notice?pli=1&
dan saran saran dari rekan yang perduli dan forum Kaskus, akhirnya aku laporkan juga web itu ke dcma google
Thanks ya buat semua input, saran dan komennya
+ terbantu juga oleh link ini
http://www.alkhoirot.net/2012/05/agar-artikel-plagiat-dihapus-dari.html
hmmmmmmm... thanks all
https://www.google.com/webmasters/tools/dmca-notice?pli=1&
Langganan:
Postingan (Atom)
